Jaga Kesehatan Hati Anda Dengan 7 Makanan Berikut!

Jaga Kesehatan Hati Anda Dengan 7 Makanan Berikut!

Munculnya hepatitis misterius dapat memicu kekhawatiran luas. Kondisi ini terutama mempengaruhi anak-anak dan mempengaruhi kesehatan hati. Konsumsi makanan harus dipantau untuk menghindari risiko hepatitis akut. Beberapa makanan kesehatan hati dapat membantu menjaga hati tetap terjaga.

Hepatitis akut pertama kali diidentifikasi di beberapa negara Eropa. Kementerian Kesehatan Indonesia telah mengidentifikasi 15 kasus hepatitis yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya. Penyebab spesifiknya masih belum ditentukan. Beberapa peneliti percaya bahwa adenovirus berperan dalam timbulnya penyakit yang tidak biasa ini.

Meski penyebabnya tidak jelas, pencegahan tetap menjadi tujuan utama. Anda dapat memasukkan makanan tertentu sebagai tindakan pencegahan untuk menjaga kesehatan hati Anda, serta menjaga kebersihan dan memastikan bahwa makanan yang tertelan aman.

Baca Juga : Ampuh! 8 Cara Mengatasi Mata Bengkak Setelah Menangis

7 Jenis Makanan Untuk Kesehatan Liver

Konsumsi makanan berdampak pada kesehatan, terutama hati. Anda mungkin ingin mencoba makanan berikut untuk meningkatkan kesehatan hati Anda.

1. Teh Hijau

cara menjaga kesehatan hati

Teh telah ditemukan memiliki manfaat kesehatan hati. Salah satu jenis teh ini cukup kaya akan antioksidan, ditemukan dalam sebuah penelitian di Jepang untuk meningkatkan kadar enzim harian dan meminimalkan stres oksidatif dan timbunan lemak di hati.

Penggunaan teh hijau juga telah terbukti mengurangi risiko kanker hati dalam penelitian lain. Namun, penderita gangguan hati harus berhati-hati saat mengkonsumsi suplemen teh hijau. Suplemen ekstrak teh hijau telah dikaitkan dengan kerusakan hati dalam beberapa penelitian. Sebelum makan, mintalah saran dari dokter Anda.

2. Jeruk Bali

Jeruk bali

Buah jeruk asal Bali ini memiliki dua bahan kimia antioksidan, naringenin dan naringin, yang secara alami dapat melindungi hati. Keduanya telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian untuk membantu melindungi hati dari kerusakan. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa antioksidan ini dapat membantu dalam pencegahan fibrosis hati yang mengacu pada gangguan di mana hati menumpuk terlalu banyak jaringan ikat karena peradangan terus-menerus.

3. Blueberry

makanan untuk kesehatan hati

Konstituen antioksidan blueberry, anthocyanin, diketahui memberikan berbagai manfaat kesehatan, termasuk fungsi hati. Menurut penelitian, makan blueberry selama 21 hari dapat melindungi hati dari kerusakan. Blueberry juga membantu meningkatkan respon sel imun dan enzim antioksidan. Disamping itu, antioksidan yang terkandung dalam blueberry dapat membantu mengurangi terjadinya cedera hati dan fibrosis.

4. Anggur

buah Anggur

Resveratrol ditemukan dalam anggur, terutama anggur merah dan ungu, dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Dalam beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa anggur dan jus anggur bermanfaat untuk kesehatan hati.

Penelitian telah menunjukkan bahwa anggur telah terbukti mengurangi kejadian peradangan dan kerusakan hati. Studi kecil lainnya menemukan bahwa menggunakan ekstrak biji anggur selama tiga bulan dapat membantu meningkatkan fungsi hati.

Baca Juga : Olahraga Sepeda Ala Indra Bruggman, Bikin Makin Kurus!

5. Jus Bit

jus bit

Jus bit kaya akan nitrat dan betalain, yang merupakan antioksidan. Yang terakhir ini dikenal memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Jus bit telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian untuk membantu mencegah kerusakan oksidatif dan peradangan di hati. Makanan ini juga dapat meningkatkan proses detoksifikasi alami tubuh dengan meningkatkan enzim.

6. Brokoli

manfaat brokoli

Kandungan serat yang tinggi dari tanaman silangan seperti brokoli dan kembang kol sudah dikenal dengan baik. Sayuran ini juga dapat membantu melindungi kesehatan hati. Brokoli telah ditemukan pada hewan percobaan untuk membantu meningkatkan kadar enzim detoksifikasi dan melindungi hati dari cedera.

7. Kacang 

kacang untuk kesehatan hati

Kacang tidak hanya bermanfaat untuk jantung, tetapi juga bermanfaat untuk hati. Menurut sebuah studi 2019, diet kacang dapat mengurangi kejadian penyakit hati berlemak non alkohol.

Cara Mencegah Penyakit Hati Dengan Membatasi Konsumsi

Selain itu, ada sejumlah makanan yang harus dihindari atau dikonsumsi dalam jumlah sedang:

  • Batasi asupan makanan cepat saji Anda.

Makanan yang buruk bagi hati termasuk kentang goreng dan burger. Ketika Anda makan banyak makanan tinggi lemak jenuh, hati Anda harus bekerja lebih keras. Sirosis adalah penyakit di mana hati menjadi meradang dan bekas luka dari waktu ke waktu.

  • Gula dan makanan manis harus dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Kelebihan gula dalam tubuh berubah menjadi lemak, sehingga makan terlalu banyak gula bisa menyebabkan masalah hati. Jika Anda mengkonsumsi banyak gula, hati Anda akan menghasilkan banyak lemak. Sindrom ini dapat menyebabkan penyakit hati berlemak jangka panjang.

  • Batasi asupan garam Anda.

Mengkonsumsi makanan tinggi garam dapat menyebabkan fibrosis, yang merupakan tahap pertama dalam pembentukan jaringan parut. Makanan olahan dan kalengan harus dihindari. Saat mengolah makanan, selalu gunakan produk segar dan kurangi garam.

  • Batasi atau hilangkan konsumsi alkohol.

Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan tidak baik untuk kesehatan hati. Hati tidak bisa lagi menyerap lemak jika tertelan terus menerus. Akibatnya, lemak akan terkumpul dan perlemakan hati akan berkembang.

Nah, itu dia informasi seputar Jaga Kesehatan Hati Anda Dengan 7 Makanan Berikut!. Tak dipungkiri bahwa masa kini dihantui oleh beragam virus yang terus berkembang. Menjaga kesehatan dan imun tubuh agar tetap kuat harus dilakukan setiap saat. Pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan sehat dapat membantu Anda mencegah virus atau penyakit yang tidak diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.